Perbandingan Produk Reksa Dana Indeks di Indonesia
Perbandingan lengkap reksa dana indeks dan ETF yang tersedia di Indonesia. Expense ratio, AUM, indeks acuan, dan rekomendasi praktis.
Perbandingan Produk Reksa Dana Indeks di Indonesia
Setelah memutuskan untuk berinvestasi di reksa dana indeks, pertanyaan berikutnya: produk mana yang harus dipilih? Artikel ini membandingkan reksa dana indeks dan ETF yang tersedia di Indonesia.
Reksa Dana Indeks Saham
Berikut produk reksa dana indeks saham yang tersedia per awal 2026:
| Nama Produk | Indeks Acuan | Manajer Investasi | Expense Ratio | AUM (perkiraan) |
|---|---|---|---|---|
| BNP Paribas SRI-KEHATI | SRI-KEHATI | BNP Paribas AM | ~1,0% | Rp 3+ triliun |
| Bahana IDX30 | IDX30 | Bahana TCW | ~0,7% | Rp 200-500 miliar |
| Pinnacle IDX30 | IDX30 | Pinnacle IM | ~0,6% | Rp 50-100 miliar |
| Simas IDX30 | IDX30 | Sinarmas AM | ~0,8% | Rp 100-300 miliar |
| Principal Index IDX30 | IDX30 | Principal AM | ~0,8% | Rp 100-200 miliar |
| Avrist IDX30 | IDX30 | Avrist AM | ~0,8% | Rp 50-100 miliar |
| Manulife Indeks Saham Indonesia | LQ45 | Manulife AMII | ~0,9% | Rp 200-500 miliar |
Catatan penting: Expense ratio dan AUM bisa berubah. Selalu cek fund fact sheet terbaru di situs manajer investasi atau OJK sebelum membeli.
ETF di Bursa Efek Indonesia
| Ticker | Nama | Indeks Acuan | MI | Expense Ratio |
|---|---|---|---|---|
| R-LQ45X | Premier ETF LQ45 | LQ45 | Indo Premier IM | ~0,5% |
| XIIT | Premier ETF IDX30 | IDX30 | Indo Premier IM | ~0,5% |
| XIHD | Premier ETF IDX High dividend 20 | IDX High Div 20 | Indo Premier IM | ~0,5% |
| XISR | Premier ETF SRI-KEHATI | SRI-KEHATI | Indo Premier IM | ~0,5% |
| XIJI | Premier ETF Jakarta Islamic Index | JII | Indo Premier IM | ~0,5% |
| XKID | KISI IDX30 ETF | IDX30 | KISI AM | ~0,5% |
| XKVL | KISI IDX Value30 ETF | IDX Value30 | KISI AM | ~0,5% |
Pengingat: ETF di Indonesia memiliki masalah likuiditas serius. Volume perdagangan harian sering sangat rendah, dan spread bisa lebar. Untuk kebanyakan investor, reksa dana indeks lebih praktis.
Cara Membandingkan Produk
1. Expense Ratio (Biaya Pengelolaan)
Ini biaya terpenting. Semakin rendah, semakin banyak return yang Anda nikmati.
| Expense Ratio | Dampak pada Rp 100 juta (20 tahun, return 10%) |
|---|---|
| 0,5% | Hasil: Rp 612 juta |
| 0,7% | Hasil: Rp 585 juta |
| 1,0% | Hasil: Rp 548 juta |
| 2,0% | Hasil: Rp 446 juta |
Selisih expense ratio 0,5% saja bisa berarti puluhan juta Rupiah dalam 20 tahun.
2. AUM (Asset Under Management)
AUM menunjukkan total dana kelolaan. Panduan:
| AUM | Penilaian |
|---|---|
| > Rp 1 triliun | Sangat besar, sangat stabil |
| Rp 100 miliar - 1 triliun | Baik, cukup stabil |
| Rp 10 - 100 miliar | Waspada — risiko likuidasi jika AUM terus turun |
| < Rp 10 miliar | Hindari — risiko likuidasi tinggi |
Jika AUM reksa dana terlalu kecil, MI bisa memutuskan untuk melikuidasi (membubarkan) reksa dana tersebut. Anda tidak kehilangan uang, tapi harus cari produk pengganti.
3. Tracking Error
Tracking error mengukur seberapa akurat reksa dana mengikuti indeksnya. Tracking error rendah = pengelolaan yang baik.
Sayangnya, data tracking error tidak selalu mudah ditemukan untuk produk Indonesia. Cara kasar mengeceknya:
- Bandingkan return reksa dana dengan return indeks acuannya di fund fact sheet
- Selisih yang konsisten kecil (< 1%) menandakan tracking yang baik
4. Manajer Investasi
| MI | Reputasi | Catatan |
|---|---|---|
| BNP Paribas AM | Sangat baik | Bagian dari grup global BNP Paribas |
| Bahana TCW | Baik | Joint venture dengan TCW (AS) |
| Manulife AMII | Baik | Bagian dari grup global Manulife |
| Indo Premier IM | Baik | Pengelola ETF terbesar di Indonesia |
| Principal AM | Baik | Bagian dari grup global Principal |
| Sinarmas AM | Cukup baik | Bagian dari grup Sinarmas |
| Pinnacle IM | Cukup baik | MI lokal independen |
Semua MI di atas terdaftar dan diawasi OJK. Risiko MI “kabur dengan uang Anda” sangat kecil karena dana reksa dana disimpan di bank kustodian yang terpisah dari MI.
Perbandingan Berdasarkan Indeks Acuan
IDX30 vs LQ45 vs SRI-KEHATI
| Aspek | IDX30 | LQ45 | SRI-KEHATI |
|---|---|---|---|
| Jumlah saham | 30 | 45 | 25 |
| Kriteria | Likuiditas tertinggi | Likuiditas tinggi | Keberlanjutan (ESG) |
| Konsentrasi | Tinggi (didominasi bank) | Sedang | Sedang |
| Return historis | Mirip LQ45 | Mirip IDX30 | Sering sedikit lebih baik |
| Produk tersedia | Banyak pilihan | Beberapa | BNP Paribas (AUM terbesar) |
Ketiga indeks ini memiliki overlap yang besar — banyak saham yang sama masuk di ketiganya. Perbedaan return jangka panjang biasanya tidak signifikan.
Rekomendasi Praktis
Untuk Investor Pemula (< Rp 50 juta)
Pilih satu reksa dana indeks. Jangan bingung dengan terlalu banyak pilihan.
| Pilihan | Alasan |
|---|---|
| Bahana IDX30 | Expense ratio rendah, indeks populer |
| BNP Paribas SRI-KEHATI | AUM terbesar, track record panjang |
Untuk Investor Menengah (Rp 50-500 juta)
Bisa mulai diversifikasi:
- Reksa dana indeks IDX30 (porsi utama)
- SBN ritel untuk komponen obligasi
- Opsional: reksa dana indeks SRI-KEHATI untuk diversifikasi
Untuk Investor Besar (> Rp 500 juta)
Bisa mempertimbangkan:
- ETF via IPOT (untuk efisiensi biaya jika volume cukup)
- Diversifikasi ke saham global (via platform internasional)
- SBN ritel berbagai seri (laddering)
Yang TIDAK Perlu Anda Lakukan
-
Membeli semua produk — Satu reksa dana indeks sudah cukup. Membeli Bahana IDX30 DAN Simas IDX30 DAN Principal IDX30 adalah buang waktu — isinya sama.
-
Berpindah-pindah produk — Jangan jual reksa dana A dan beli reksa dana B hanya karena selisih expense ratio 0,1%. Biaya switching (waktu, effort) tidak sepadan.
-
Mengejar “reksa dana terbaik tahun ini” — Return masa lalu bukan prediktor return masa depan. Pilih berdasarkan biaya dan konsistensi, bukan ranking tahunan.
-
Menunggu produk “sempurna” — Tidak ada reksa dana indeks yang sempurna. Yang ada sudah cukup baik. Mulai sekarang lebih baik dari menunggu.
Kesimpulan
- Expense ratio adalah faktor terpenting dalam memilih reksa dana indeks
- BNP Paribas SRI-KEHATI (AUM terbesar) dan Bahana IDX30 (biaya rendah) adalah pilihan solid
- ETF di Indonesia belum praktis untuk kebanyakan investor ritel
- Satu reksa dana indeks sudah cukup — jangan over-diversify produk sejenis
- Pilih satu, beli rutin, dan fokus pada hal lain dalam hidup Anda
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk edukasi, bukan saran investasi. Data expense ratio dan AUM bersifat perkiraan dan bisa berubah.